Kecelakan Perahu Cepat di Kalimantan Tengah
Bartim,Infliknews - Insiden tabrakan air kembali terjadi di Sungai Sirau, Desa Juru Banu Kabupaten Barito Timur, Rabu, 24 Januari 2024. Akibatnya pemilik kelotok Khaidir yang merupakan salah satu perangkat Desa Juru Banu tenggelam dan ditemukan beberapa jam kemudian dalam kondisi tak bernyawa.
Informasi dilapangan korban mengendarai kelotoknya sendiri saat bertabrakan dengan kelotok lain berpenumpang 5 orang. Namun tidak diketahui persis apakah kelotok milik korban juga membawa penumpang saat itu.
"Kurang tahu, karena korban langsung tenggelam sama ces-nya setelah bertabrakan," kata warga bernama Rizaini.
Kalaksa BPBD Damkar Barito Timur Ahmad Gazali yang mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu pencarian dan mengevakuasi korban juga belum bisa memastikan apakah korban meninggal tenggelam akibat tidak bisa berenang atau akibat benturan tabrakan tersebut.
"Jasad korban ditemukan pukul 13.30 WIB tadi. Terkait penyebab meninggalnya kami belum bisa memastikan, nanti mungkin pihak kepolisian yang bisa memberikan penjelasan dari hasil penyelidikan," jawabnya.
"Jenazah rencananya di bawa ke Telang Baru, tempat keluarga duka," lanjut Kalaksa.
Ahmad Gazali kemudian masyarakat Barito Timur terutama yang tinggal di wilayah tabrakan kelotok ces itu agar selalu berhati-hati ketika melakukan aktivitas.
"Juru Banu sekarang sedang dilanda banjir, kiranya berhati hati dan waspada jika melakukan aktivitas di air, dan sebaiknya kelotok atau sampan yg di gunakan tersedia pelampung sebagai alat penyelamat diri jika terjadi musibah karamnya sampan yang di tumpangi," pesannya.
Admin Inflik