Sejarah Singkat Dan Perkembangan Kota Pangkalan Bun
Pangkalan Bun - Kota ini adalah pusat pemerintahan kabupaten Kotawaringin Barat. Pangkalan Bun yang bermoto kota manis berada di tepian Sungai Arut, sungai yang sejak dulu merupakan penggerak nadi ekonomi masyarakat, yang membentang dari utara hingga selatan dan bermuara di Sungai Lamandau.
Dalam sejarahnya Pangkalan Bun sebelumnya dikenal sebagai Sukabumi Pongkalanbu'un dan merupakan pelabuhan ("pangkalan") di tepi Sungai Buun (sekarang dekat Pasar Indra Sari). Awal mula nama Pangkalan Bun adalah SUKABUMI PONGKALAN BU'UN yang diberikan oleh Sultan Imanudin yang saat itu memerintah dan memindahkan ibu kota pemerintahan dari Kotawaringin Lama. Nama Pongkalan Bu'un sendiri diucapkan oleh raja sebagai bentuk penghormatan kepada seorang penduduk setempat yang bernama Bu'un yang telah berjasa untuk kesultanan kotawaringin.

Kota Pangkalan Bun didirikan pada tanggal 9 Jumadil awwal 1221 H atau 25 Juli 1806 masehi, bertepatan pada saat hari penancapan Tiang Sangga Benua.
Kota ini merupakan tempat kedudukan Pangeran Ratu (raja) Kerajaan Kotawaringin, setelah istana di Kotawaringin Lama ditinggalkan pada tahun 1814. Istana di Pangkalan Bun biasa dikenal sebagai Istana Kuning.(wikipedia).
Sebagai ibukota kabupaten Kotawaringin Barat, kota Pangkalan Bun ini memiliki posisi strategis sangat mudah ditempuh melalui jalur trnsportasi darat, laut,maupun udara karena keuntungan inilah menjadikan kota ini sangat pesat perkembangannya.
Dijalur Transportasi laut Pangkalanbun memiliki pelabuhan sungai yakni dermaga kapal di Kelurahan Raja Pangkalan Bun,dan pelabuhan Panglima Utar di Kecamatan Kumai yang merupakan gerbang ekonomi terbesar di Provinsi Kalimantan Tengah. Dijalur Transportasi darat PangkalanBun merupakan kawasan strategis berada diperlintasan jalan negara dan provinsi kalimantan tengah, sebagai tempat transit maupun transaksi hasil bumi antar pulau di nusantara. Dijalur Udara Pangkalan Bun memiliki Bandar Udara Iskandar yang cukup ramai dikarenakan bandara ini menjadi pintu keluar masuk wisatawan domestik dan mancanegara yang ingin menikmati keindahan Kalimantan Tengah terutama TWA Tanjung Puting yang merupakan Habitat Asli Orang Utan. Bandar Udara ini juga menjadi andalan perlintasan udara masyarakat kabupaten Lamandau dan Sukamara.
Semoga kemajuan disegala sektor selalu ada di kota ini, masyarakatnya sejahtera adil dan makmur,lingkungannya aman indah penuh keberkahan.
Admin Inflik