Apresiasi Seni Dan Budaya Dalam Islam
Apresiasi adalah proses penilaian atau penghargaan positif yang ditujukan pada seseorang atas hal sesuatu.
Seni adalah keahlian membuat karya yang bermutu, seperti tari, lukisan, ukiran dll.
Budaya adalah adalah cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh seseorang atau sekelompok orang
Apresiasi terhadap bidang seni dan budaya memang perlu ditumbuhkan di masyarakat.
Pasalnya, apresiasi seni dan budaya sering menjadi hal yang terlewatkan. Khususnya ketika menyaksikan sebuah karya seni atau budaya.
Penghargaan, penghayatan, serta refleksi terhadap produk seni dan budaya tidak akan ada jika tidak ada apa yang dinamakan apresiasi. Seseorang bahkan bisa dianggap tidak bisa menikmati karya jika mereka tidak paham apresiasi terhadap seni.
Berdasarkan terminologinya, apresiasi merupakan proses penilaian atau penghargaan positif yang ditujukan terhadap sesuatu. Dengan demikian, apresiasi seni budaya yaitu penilaian terhadap karya seni dari mulai mengenali dan menilai karya seni dan budaya oleh penonton atau penikmat karya seni.
Tujuan apresiasi seni budaya adalah untuk mengenalkan atau publikasi karya atau produk budaya lain agar lebih bisa dinikmati oleh khalayak atau masyarakat luas. Selain itu, hal itu juga bermaksud supaya nilai dalam seni atau budaya bisa tersampaikan.
Tujuan apresiasi seni tidak lain adalah untuk mengembangkan nilai estetika karya seni, daya kreasi, dan menyempurnakan karya seni tersebut.
Jika menilik pada fungsinya, apresiasi seni budaya diharapkan dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya itu sendiri. Selain itu, juga agar bisa menciptakan penilaian, memberi empati, dan memperoleh hiburan serta wawasan mengenai seni dan budaya.
Apresiasi seni tidak semata-mata menguntungkan pemilik karya seni. Apresiasi seni budaya pada dasarnya juga bermanfaat bagi penikmatnya. Berikut ini adalah manfaat apresiasi seni budaya:
1. Menambah wawasan mengenai bentuk-bentuk karya seni dan budaya.
2. Menumbuhkan kecintaan terhadap karya seni dan budaya.
3. Menjadi sarana dalam melakukan penilaian, penikmatan, refleksi, empati, rekreasi, dan edukasi.
4. Menjadi sarana dalam menciptakan hubungan timbal balik positif antara pencipta dan penikmat karya seni budaya.
5. Mendapatkan pengalaman dan ilmu baru dalam menikmati sebuah karya seni dan budaya.
6. Menjadi bekal untuk membuat dan mengembangkan karya seni di masa mendatang.
Itulah contoh manfaat apresiasi seni budaya yang perlu dipahami. Apresiasi tentu tidak terbatas pada seni budaya lokal saja, melainkan perlu selalu diterapkan secara universal seperti sifat seni itu sendiri.
Kesenian atau seni dalam Islam berperan untuk membimbing manusia kepada akhlak yang mulia dengan pembelajaran positif yang tidak keluar dari syariat – syariat Islam. Adanya kesenian dalam Islam bertujuan untuk mengesakan Allah SWT dan mencari keridhoan-Nya. Seni dalam Islam juga digunakan untuk sarana dakwah guna menebarkan kebaikan dan mengingatkan manusia untuk beribadah kepada Allah SWT.
Jadi, antara Islam dan kebudayaan bersifat saling mempengaruhi. Islam dan Kebudayaan juga saling mewarnai satu sama lain. Ketentuan harus dijaga oleh umat Islam adalah ajaran Islam yang tetap dan abadi tidak dihilangkan atau dikorbankan dan harus diimplementasikan secara efektif di masyarakat. Nilai – nilai budaya juga dapat dipraktekkan dalam ajaran agama. Nilai Budaya yang tidak sesuai dengan Islam, dapat diubah secara berangsur – angsur atau bertahap.
(Liem/admin)
Admin Inflik