Menikmati Manisnya Gula Nipah Dari Desa Sebuai
Kumai,Infliknews - Inovasi mensejahterakan warganya selalu ada di desa sebuai. Ragam olahan UMKM yang dihasilkan warga, dapat kita jumpai di desa paling ujung barat kecamatan kumai kalimantan Tengah ini.
Kali ini tim infliknews tertarik untuk mengulas salah satu produk unggulan baru yang dihasilkan dari tangan dingin warga desa Sebuai. Marijan namanya, lelaki berusia 35 Tahun ini berhasil membuat Produk yang dihasilkan dari tanaman Nipah. Tanaman yang memiliki bahasa Latin Nypa Fruticans ini banyak tumbuh di desa sebuai, desa pesisir yang berbatasan langsung dengan laut jawa.
Melalui kajian dan uji coba yang gigih, berbekal petunjuk dari Youtube dan bimbingan pihak UGM Yogyakarta, Marijan berhasil memproduksi gula nipah yang berkualitas.
"Suka duka dirasakan dari mendapatkan nira yang bagus, proses produksi yang gagal hingga berhasil,” Ujar Marijan, Lelaki perantauan asal Lampung ini.
“Dalam 1 Kg Gula Nipah memerlukan 5 Liter nira, adapun satu batang pohon nira mampu menghasilkan 5 hingga 7 liter nira,” Terang Marijan.
“Saat ini kami telah mampu produksi gula cetak 5 sampai 8 kg setiap hari dengan harga Rp.50.000,- perkilogram, “ Tambahnya.
Kendala pasti ada namun marijan terus konsisten memproduksi gula nipah yang dibantu istrinya.
“Terutama kesediaan bahan baku,dan pemasaran kendala yang kami rasakan, “Pungkas Marijan.
Adanya inovasi warga ini, pemerintah desa Sebuai turut berperan dalam proses produksi, legalitas bahkan pemasarannya.
“Kami telah membantu produksi terutama tempat, desain kemasan dan legalitas produk “Ujar Kepala desa sebuai, Tohhari pada awak media.
“Saat ini proses pemasaran masih secara online, melalui media sosial.” Terang Tohhari
“Sasaran pasar telah siap, tinggal kita mampu tidaknya dalam menjamin kualitas dan menjaga stock pasar untuk itu kami terus mendukung produksi gula nipah ini terus berkembang,” pungkasnya.
(BS/Admin)
Admin Inflik