Menghangatnya Politik Kobar Pasca Penolakan Hasil Pleno KPUD Kobar

Menghangatnya Politik Kobar Pasca Penolakan Hasil Pleno KPUD Kobar
Suasana Rapat Pleno Terbuka, Selasa(3/12/2024)

Pangkalan Bun, Infliknews- Aksi Walkout saksi paslon 01 mewarnai khidmatnya rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara  tingkat kabupaten Kotawaringin Barat di Ballroom Hotel Brits Pangkalan Bun, Selasa (3/12/2024)Sore. Sikap politik ini menjadi langkah awal terbukanya babak baru proses pilkada Kotawaringin Barat  tahun 2024, dimana langkah ini diambil setelah mereka menyampaikan keberatan terhadap proses pemilu dan hasil rekapitulasi suara yang berlangsung.

Pernyataan sikap ini disampaikan Sekretaris Pemenangan Paslon 01 Dine Transetyo, saat rapat berlangsung. "Kami menolak dan tidak akan menandatangani berita acara hasil pleno terbuka rekapitulasi  kabupaten Kotawaringin Barat,"Ujar Dine

"Kami juga akan melakukan Langkah hukum sesuai prosedur dan perundangan yang berlaku terkait dalam sengketa pilkada yang tertuang dalam peraturan perundangan,"Lanjutnya .

Saat ditanya oleh media, Dine Transetyo mengungkapkan bahwa pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih rinci mengenai pelanggaran dan bukti yang telah dikumpulkan.

“Terkait dugaan pelanggaran ini, kami sudah menyerahkannya kepada tim hukum, yang akan menangani masalah ini lebih lanjut,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kobar, Antonius, memberikan komentar terkait penolakan hasil pleno rekapitulasi suara Pilkada Kobar. Ia menjelaskan bahwa jika ada penolakan, hal tersebut sah dan tidak melanggar konstitusi.

“Proses rekapitulasi hasil pemungutan suara tetap akan berjalan. Bahkan, meskipun saksi dari kedua paslon menolak, rapat pleno akan tetap berlanjut. Kita akan menunggu apakah ada keberatan resmi dari pihak yang bersangkutan,” kata Antonius.

(Liem/Admin)