Pelepasan Dan Perpisahan Siswa Kelas IX MTsN Kobar Tahun 2024

Pelepasan Dan Perpisahan Siswa Kelas IX MTsN Kobar Tahun 2024
Suasana Perpisahan mtsn 1 kobar, senin (20/5)

Pangkalan Bun,Infliknews - Asesmen madrasah di lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri Satu (MTsN 1) Kotawaringin Barat (Kobar) telah berakhir. Sebagai wujud rasa syukur telah terlaksananya proses belajar ini, diadakanlah acara pelepasan dan perpisahan siswa/siswi kelas IX, bertempat di Gedung Antakusuma Pangkalan Bun,pada hari Senin (20/5/2024)Pagi.
Dalam sambutannya kepala madrasah (Kamad) Syarifah,S.Ag,M.Pd meyampaikan acara ini sebagai wujud apresiasi sekolah kepada siswa dan guru yang telah melewati proses belajar.
" Merupakan program sekolah dalam wujud rasa syukur telah terlaksanya proses belajar dan diakhiri asesmen," Ujar kamad.
" Adapun tujuan acara ini adalah sebagai bentuk apresiasi kepada anak-anak, yang  telah melewati proses pembelajaran. Ini juga menjadi salah satu wujud simbolis  pelepasan kembali pengajaran sekolah kepada orang tua," ujar syarifah.
Harapan bersama anak didik terus melanjutkan pendidikan kejenjang lebih tinggi.

Acara ini pula dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kotawaringin Barat, dalam sambutannya beliau mengapresiasi acara ini dan menekankan kepada sekolah-sekolah yang bernaung di Disdikbud kobar, dalam mengadakan perpisahan mengutamakan kesederhanaan. "Saat hendak belajar orang tua  mengantar kesekolah dan pulangnya pun dijemput disekolah,"Ujar Jumri.

Indek pembangunan manusia di kalimantan tengah, kabupaten kobar menempati urutan pertama, dengan capaian ini menjadi kebanggaan dan motivasi kita dalam memajukan dunia pendidikan. "Jangan takut menyekolahkan anaknya, sekiranya ada kendala pemerintah akan berikan solusinya," Pungkas Jumri.

Kepala kantor kementrian agama kobar Mulyono turut hadir, dalam pesannya kepada siswa dan para orang tua. Beliau menekankan pentingnya keridhoan orang tua dan guru dalam mendukung kesuksesan seorang anak. " Orang tua dirumah adalah bapak ibu kita, sedangkan saat disekolah orang tua kita adalah guru, jadi jangan pernah berfikir dan menentang orang tua karena kesuksesan tergantung ridho orang tua," ujarnya.
" Buat para orang tua terus mendukung kemajuan anaknya dengan pendidikan yang lebih tinggi," pesan Mulyono. (Liem/Admin)